Pada kasus HIV/AIDS tahap lanjut, kuman TB dapat
beredar melalui peredaran darah dan menginfeksi sejumlah organ selain paru-paru
seperti hati dan limfa. Sehingga, limfadenopati hilar maupun mediastinal juga
kerap muncul pada pasien HIV/AIDS kronis. Gambaran rontgen dada pada pasien TB
Milier menunjukkan karateristik difus, infiltrat mikronodular berupa simetris
dan bilateral (Palomino dkk, 2007).
Showing posts with label Pengobatan. Show all posts
Showing posts with label Pengobatan. Show all posts
Thursday, April 7, 2016
Tuberkulosis (TB)
Label:
Pengobatan,
TB,
TB ekstra paru,
TB Milier,
TB paru,
Tuberculosis
Friday, April 1, 2016
Diabetes Mellitus Tipe 2
1. Definisi
2. Faktor
Risiko
Gaya
hidup turut berperan dalam terjadinya penyakit diabetes mellitus tipe 2 seperti
aktivitas fisik yang sedentari, stres, pola tidur dan pola makan yang tidak
sehat. Beberapa faktor lainnya seperti usia lebih dari 45 tahun, indeks massa tubuh lebih dari 23kg/m2, merokok, penyakit jantung
koroner, hipertensi atau tekanan darah tinggi dengan nilai lebih dari 140/90 mmHg dan
riwayat diabetes dalam keluarga. Riwayat kelahiran seperti bayi cacat atau bayi
dengan berat badan lahir lebih dari 4000 gram juga berpengaruh pada kejadian diabetes
mellitus tipe 2 di masa mendatang.
Stroke Hemoragik
1. Definisi
Stroke merupakan keadaan defisit
neurologis yang ditandai adanya injuri fokal akut pembuluh darah pada sistem
saraf pusat dengan onset mendadak. Stroke menjadi salah satu penyebab
disabilitas dan kematian terbesar di dunia. Kejadian stroke meningkat seiring
bertambahnya umur dan lebih banyak diderita pria. Faktor risiko stroke yang
signifikan antara lain hipertensi, konsumsi alkohol berlebih, diabetes,
merokok, hiperkolesterolemia, dan penggunan kontrasepsi oral (Messing, 1997).
Berdasarkan patogenesis, stroke
diklasifikasikan menjadi stroke iskemik dan hemoragik. Stroke iskemik adalah
stroke yang disebabkan adanya infark serebral, spinal, atau retinal fokal.
Sementara, stroke hemoragik merupakan stroke yang disebabkan oleh adanya
perdarahan pada pembuluh darah sistem saraf pusat dan bersifat nontraumatik.
Malaria
1. Pengertian Malaria
2. Jenis Malaria
Terdapat
empat jenis penyakit malaria yaitu malaria tertiana yang disebabkan oleh P. vivax, malaria tropicana yang
disebabkan oleh P. falciparum, malaria
kuartana yang disebabkan oleh P. malariae
dan malaria pernisiosa yang disebabkan oleh P. ovale. Jenis plasmodium yang paling banyak ditemukan di
Indonesia yakni Plasmodium vivax dan Plasmodium falciparum, sementara jenis
yang mematikan adalah Plasmodium
falciparum.
Subscribe to:
Posts (Atom)
