Showing posts with label faktor risiko. Show all posts
Showing posts with label faktor risiko. Show all posts

Friday, April 1, 2016

Diabetes Mellitus Tipe 2


1.   Definisi
Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik yang ditandai hiperglikemia dan disebabkan oleh penurunan  sekresi insulin oleh sel beta pankreas dan atau resistensi insulin. Proporsi penderita diabetes mellitus tipe 2  merupakan yang terbesar diantara penderita diabetes mellitus yaitu mencakup 95% populasi (Wahyuningsih, 2013)
2.   Faktor Risiko
Gaya hidup turut berperan dalam terjadinya penyakit diabetes mellitus tipe 2 seperti aktivitas fisik yang sedentari, stres, pola tidur dan pola makan yang tidak sehat. Beberapa faktor lainnya seperti usia lebih dari 45 tahun, indeks massa tubuh  lebih dari 23kg/m2, merokok, penyakit jantung koroner, hipertensi atau tekanan darah tinggi dengan nilai lebih dari 140/90 mmHg dan riwayat diabetes dalam keluarga. Riwayat kelahiran seperti bayi cacat atau bayi dengan berat badan lahir lebih dari 4000 gram juga berpengaruh pada kejadian diabetes mellitus tipe 2 di masa mendatang.  

Wednesday, March 30, 2016

Tonsilofaringitis


Pengertian
 Tonsilofaringitis merupakan salah satu penyakit infeksi saluran pernapasan bagian atas yang umumnya disebabkan oleh virus dan bakteri. Penyakit ini paling banyak diderita oleh anak-anak dan jarang terjadi pada dewasa. Pada balita, paling banyak disebabkan oleh virus. Sedangkan bakteri umumnya menyerang anak usia di atas 5 tahun (Gunardi, 1998). Infeksi tersebut terjadi secara sporadik, namun wabahnya periodik. Penyebaran dapat melalui droplet saluran pernapasan dan sangat mudah menyebar pada tempat yang penuh sesak.(Mandal dkk, 2008) 


Etiologi
    Penyebab penyakit tonsilofaringitis adalah bakteri dan virus common cold. Bakteri penyebabnya meliputi Streptokokkus beta hemolitikus grup A, Streptokokkus pneumonia, Helicobacter influenzae dan Streptokokkus aureus (Gunardi, 1998). Sementara, beberapa virus juga dapat mengakibatkan terjadinya tonsilofaringitis utamanya virus common cold  seperti adenovirus, parainfluenza, dan rhinovirus (Naning dkk, 2008).