Etiologi dan Gejala
Berdasarkan
etiologinya, hipotiroidisme terbagi menjadi tiga yaitu primer, sekunder dan
tersier. Hipotiroidisme primer terjadi kelainan organ tiroid, sekunder terdapat
kelainan pada kelenjar pituitari anterior, dan tersier kelainannya terletak
pada kelenjar hipotalamus (Nelms dkk, 2007). Beberapa tanda dan gejala
hipotiroidisme diantaranya menurunnya basal
metabolic rate (BMR), berat badan naik, rambut dan kulit kering,
bradikardi, mudah capek, refleks dan gerak lambat, respons mental lambat,
edema, myxedema, goiter, distensi abdominal dan konstipasi. (Guyton & Hall,
2006 ; Nelms dkk, 2007 ; Widmaier dkk, 2008).