Friday, August 13, 2010

Perangkat Keras Jaringan Komputer

Jaringan komputer membutuhkan beberapa perangkat keras untuk saling terhubung. Beberapa perangkat keras yang dibutuhkan pada jaringan komputer antara lain:


Hub
Hub adalah perangkat jaringan yang terdiri dari banyak port untuk menghubungkan Node atau titik sehingga membentuk jaringan yang saling terhubung dalam topologi star. Jika jumlah port yang tersedia tidak cukup untuk menghubungkan semua komputer yang akan dihubungkan ke dalam satu jaringan dapat digunakan beberapa hub yang dihubungkan secara up-link.
Port yang tersedihup-dan-switch.jpga biasanya sampai 8, 16, 24 atau lebih banyak sesuai kebutuhan Anda. Untuk kecepatan, Anda dapat menggunakan HUB 10 atau Switch 10/100. Sebaiknya menggunakan 10/100 karena dapat digunakan untuk jaringan berkecepatan maksimal 10 atau 100. Hub ada yang mendukung pemggunaan kabel coax yang menukung topologi BUS dan UTP yang mendukung topologi STAR. Namun type terbaru cenderung hanya menyediakan dukungan untuk penggunaan kabel UTP.
Pengkabelan
Jaringan komputer pada dasarnya adalah jaringan kabel yang menghubungkan satu sisi dengan sisi lainnya. Namun, yang digunakan bukanlah kabel biasa. Diperlukan kabel khusus untuk itu. Secara umum, ada 3 jenis kabel yang dikenal, yaitu :
  • Kabel Coaxial
  • Serat Optik
  • Twisted Pair(UTP (Unshielded Twisted Pair) dan STP (Shielded Twisted Pair))
Kabel Coaxial
Ada 2 jenis kabel coaxial yaitu thick coaxial cable dan thin coaxial cable.
Thick coaxial cable : kabel coaxial yg berdiameter 12 mm & menggunakan selubung kuning. Sedangkan, thin coaxial cable : kabel coaxial yg berdiameter 5 mm & berwarna hitam/warna gelap lainnya. Kabel ini banyak digunakan untuk LAN & menyediakan kecepatan transfer data sebesar 10 Mbps.

Kabel Fiber Optik
Perusahaan besar biasa menggunakan kabel ini untuk jaringannya. Karena proses instalasinya sulit & biayanya lebih besar. Namun, kabel ini memiliki kecepatan pengiriman yang lebih tinggi dan kehandalan yang terjamin.

Twisted Pair
Kabel twisted pair dibagi menjadi 2, yaitu UTP
(Unshielded Twisted Pair) dan STP (Shielded Twisted Pair). STP memiliki selubung pembungkus, dan UTP tidak mempunyai. Contoh, Kabel UTP adalah kabel RJ-45

ISP (Internet Service Provider)

Setiap kali kita browsing internet, kemungkinan besar kita menggunakan jasa ISP. ISP
(Internet Service Provider) atau Penyelenggara Jasa Internet (PJI) merupakan perusahaan atau badan yang menyelenggarakan jasa sambungan internet dan jasa lainnya yang berhubungan. Kebanyakan perusahaan telepon merupakan penyelenggara jasa internet.
Mereka menyediakan jasa seperti hubungan ke internet, pendaftaran nama domain, dan hosting. ISP ini mempunyai jaringan baik secara domestik maupun internasional sehingga pelanggan atau pengguna dari sambungan yang disediakan oleh ISP dapat terhubung ke jaringan internet global. Jaringan di sini berupa media transmisi yang dapat mengalirkan data yang dapat berupa kabel (modem, sewa kabel, dan jalur lebar), radio, maupun VSAT.

Internet & Intranet

Sekilas kita akan mungkin mengira bahwa Internet & Intranet sama. Padahal, keduanya sangatlah berbeda. Berikut ini adalah pengertian serta hal-hal yang mengenai tentang Internet & Intranet.

Internet

Secara umum, Internet merupakan jaringan global komputer dunia, besar dan sangat luas sekali dimana setiap komputer saling terhubung satu sama lainnya dari negara ke negara lainnya di seluruh dunia dan berisi berbagai macam informasi, mulai dari text, gambar, audio, video, dan lainnya.

Internet berasal dari kata Interconnection Networking, yang berarti hubungan dari banyak jaringan komputer dengan berbagai tipe dan jenis, dengan menggunakan tipe komunikasi seperti telepon, salelit, dan lainnya.Dalam mengatur integrasi dan komunikasi jaringan komputer ini menggunakan protokol yaitu TCP/IP. TCP (Transmission Control Protocol) bertugas untuk memastikan bahwa semua hubungan bekerja dengan benar, sedangkan IP (Internet Protocol) yang mentransmisikan data dari satu komputer ke komputer lain.

Wednesday, April 1, 2009

Pembajakan No Way !!!!!

Pembajakan merupakan salah satu masalah berat yang membelit pada Bangsa Indonesia ini, selain korupsi
Pembajakan di sini adalah pembajakan terhadap software2 maupun alat2 elektronik. Faktanya, Indonesia menempati peringkat 5 pembajakan piranti lunak (Software). Berdasarkan studi yang dilakukan Business Software Alliance (BSA) organisasi produsen peranti lunak, dan badan riset, IDS, peringkat teratas diduduki Vietnam, Ukraina, Cina, dan Zimbabwe.
Walaupun tingkat pembajakan di Indonesia mencapai 87 persen (-1%). Namun, penurunan ini tidak diikuti dengan penurunan nilai kerugian yang justru meningkat menjadi US$ 183 juta dari US$ 158 juta pada 2003.
Negara ini menjadi salah satu penghasil piringan ilegal terbesar. Bahkan menjadi salah satu eksportir dunia.
Penjualan peranti lunak bajakan di pusat-pusat pertokoan jumlahnya pun cukup tinggi, karena tingginya permintaan masyarakat. Selain itu banyak perusahaan Indonesia yang masih menggunaka n peranti lunak bajakan untuk komputer mereka.